“Karena itu saya mengajak seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasinya secara damai, tertib dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Dia juga meminta peserta demonstrasi tetap menyampaikan kritik secara tegas tanpa mengabaikan etika dan kepentingan publik.
“Sampaikan kritik dengan tegas, tetapi tetap santun. Perjuangkan kepentingan masyarakat tanpa merugikan masyarakat lainnya,” katanya.
Dudung turut mengimbau peserta aksi agar menghindari tindakan anarkis, provokasi, dan penyebaran informasi yang belum terverifikasi. Dia mengingatkan pentingnya menjaga kelancaran aktivitas masyarakat selama demonstrasi berlangsung.
"Mari kita jaga agar aktivitas masyarakat, akses rumah sakit, layanan darurat, dan fasilitas publik tetap berjalan dengan baik," ucapnya.
Dudung menambahkan, perbedaan pendapat merupakan bagian yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, perbedaan pandangan tidak seharusnya merusak persatuan masyarakat.
"Kita bisa saja belum bersepakat, tetapi kita harus tetap saling menghormati. Jangan biarkan perbedaan memecah persatuan yang telah kita bangun selama ini. Mari kita tunjukkan bahwa demokrasi Indonesia adalah demokrasi yang dewasa. Di mana kebebasan berpendapat berjalan beriringan dengan tanggung jawab, penghormatan terhadap hukum, dan kepedulian terhadap sesama," ujar Dudung.