Modus Unik Suap Pejabat Imigrasi, Duit Rp1,2 Miliar Dibuang ke Tong Sampah

Ilma De Sabrini
Petugas KPK menunjukkan barang bukti uang dan dokumen dari hasil OTT pejabat imigrasi Mataram, NTB di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (28/5/2019). (Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso).

JAKARTA, iNews.id, – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga orang sebagai tersangka kasus dugaan suap izin tinggal warga negara asing (WNA). Dua tersangka merupakan pejabat Kantor Wilayah Imigrasi Klas I Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), sedangkan seorang lainnya pihak swasta.

Diduga sebagai penerima suap yakni Kepala Kantor Imigrasi Klas I Mataram Kurniadie dan Kepala Seksi Intelejen dan Penindakan Kantor Imigrasi Klas I Mataram Yusriansyah Fazrin.

Adapun diduga sebagai pemberi yaitu Direktur PT Wisata Bahagia dan pengelola Wyndham Sundancer Lombok Liliana Hidayat (LIL). Ketiganya termasuk dalam 7 orang yang diamankan pada operasi tangkap tangan, Selasa (28/5/2019) pagi.

Yang menarik dalam kasus ini KPK menemukan transaksi suap tidak dilakukan secara langsung alias terjadi penyerahan uang. KPK menemukan fakta uang suap Rp1,2 miliar dari Liliana Hidayat dibuang ke tong sampah rumah Yusriansyah.

Menurut Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, uang itu diduga sebagai suap kepada YRI (Yusriansyah Fazrin) dan KUR (Kurniadie) atas jasanya telah membebaskan dua WNA pegawai Wyndham Sundancer Lombok dari jerat hukum penyalahgunaan visa.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Nasional
1 jam lalu

KPK Periksa 4 Saksi terkait Pemerasan K3, Telusuri Dugaan Permintaan Uang Penerbitan Sertifikat

Nasional
3 jam lalu

Heboh Purbaya Dapat Gift saat Live TikTok Bareng Anaknya, Ini Respons KPK

Nasional
4 jam lalu

KPK Tangkap Pegawai Bea Cukai, Langsung Ditetapkan Tersangka Kasus Suap Impor Barang

Nasional
5 jam lalu

KPK Periksa 8 Kepala Desa Pati, Dalami Penyerahan Uang Perintah Sudewo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal