Masduki menegaskan, dari tahun ke tahun, Sahurnya Pesbukers tidak ada perubahan. Program ini masih menayangkan canda berlebihan, saling ejek, hina-menghina dan hura-hura. Busana para pemain wanita sangat tidak patut karena mempertontonkan aurat.
Bahasa mesum juga mewarnai dialog program ini. Ada adegan pria berwajah India (Sakheer) berperan sebagai tukang ojek yang mengantarkan Zaskia Gotik. Saat diminta bayaran, Zaskia bilang, tidak punya uang. “Aku punyanya cuma cinta (sambil menggerakkan dan mengedepankan bagian dada).
Tidak hanya itu, program ini juga dinilai bertaburan kalimat-kalimat bernuansa sensual. Misalnya ada ucapan, “Maaf gesekan Anda terlalu kencang.”
Menurut Masduki, sejumlah warga masyarakat mengirim email pengaduan ke MUI, minta program Pesbukers Ramadhan dibubarkan. Ada yang menyebut, ini program tak bermoral dan memalukan.
Sepanjang Ramadan ini, kata dia, Tim Pemantau MUI yang berasal dari lima komisi, yakni Infokom, Fatwa, Dakwah, Pendidikan, dan Kajian, kembali melakukan pemantauan yang rutin dijalankan sejak 2007.