Musim Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Panjang, Kemenkes Ingatkan Risiko Penyakit dari DBD hingga Pernapasan

Niko Prayoga
Kemenkes mengingatkan musim kemarau berkepanjangan dapat meningkatkan risiko polusi udara, serta munculnya berbagai penyakit. (Foto: Ilustrasi/AI)

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 akan berlangsung lebih panjang dan lebih kering di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi tersebut diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus 2026 dan berpotensi memicu berbagai masalah kesehatan yang perlu diwaspadai masyarakat.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan musim kemarau berkepanjangan dapat meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), polusi udara, serta munculnya berbagai penyakit yang dipengaruhi perubahan cuaca dan lingkungan. 

“Kondisi ini meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), polusi udara, dan munculnya berbagai penyakit yang dipengaruhi oleh perubahan cuaca dan lingkungan. Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan langkah pencegahan untuk menjaga kesehatan selama musim kemarau,” demikian imbauan Kemenkes yang dikutip pada Selasa (9/6/2026).

Kemenkes mengungkapkan sejumlah penyakit yang berpotensi meningkat selama musim kemarau. Penyakit tersebut antara lain demam berdarah dengue (DBD) dan malaria yang ditularkan melalui nyamuk, serta penyakit yang muncul akibat menurunnya kualitas air dan sanitasi seperti diare, kolera, tifoid, dan leptospirosis.

Selain itu, masyarakat juga diminta mewaspadai gangguan kesehatan akibat polusi udara, seperti iritasi mata, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), bronkitis, dan gangguan pernapasan lainnya. Cuaca panas yang ekstrem juga dapat memicu dehidrasi berat hingga heat stroke, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penderita penyakit penyerta.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 jam lalu

6 Dokter Internship Meninggal, Kemenkes Skrining Kesehatan 10.564 Peserta di Seluruh Indonesia

1 hari lalu

Waspada! Kebiasaan Anak Jajan Sembarangan Bisa Picu Kerusakan Ginjal sejak Dini

1 hari lalu

Kemenkes Didesak agar Merespons Aksi Bigmo Diduga Ajak Anak-Anak Promosikan Vape

1 hari lalu

Fakta Mengejutkan! 59% Kematian akibat DBD Terjadi pada Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal