OTT Wahyu Setiawan Tanpa Harun Masiku, KPK Menolak Disebut Kecolongan

Riezky Maulana
Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri. (Foto: iNews.id/Rizki Maulana)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak disebut kecolongan karena Harun Masiku, tersangka suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI terpilih dari Fraksi PDIP periode 2019-2024, tak ikut terjaring operasi tangkap tangan (OTT). Kader PDIP itu diketahui ada di Singapura saat KPK melakukan OTT terhadap Wahyu Setiawan.

Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, para penyidik memiliki berbagai pertimbangan dan strategi dalam melakukan OTT. "Kami tidak melihatnya dari sisi itu karena tentu ada pertimbangan strategis lain dari penyidik. Kami sudah mengantisipasinya," katanya di Gedung KPK, Senin (13/1/200/20) malam.

BACA JUGA:

Libatkan Interpol, KPK Buru Tersangka Kasus PAW Caleg PDIP Harun Masiku

Imigrasi Sebut Harun Masiku Berada di Singapura

KPK Sebut Harun Masiku Ada di Luar Negeri sejak OTT Wahyu Setiawan

Ali menjelaskan, KPK dalam melakukan OTT tak hanya mengandalkan penyadapan semata. "Sekali lagi perlu kami sampaikan bahwa pelaksanaan dari kegiatan OTT itu tidak hanya mengandalkan penyadapan tetapi ada cara-cara lain yang itu merupakan strategi-strategi operasi tertutup. Walaupun penyadapan merupakan hal yang penting juga untuk kemudian melakukan proses operasi tangkap tangan," tuturnya.

KPK, menurut Ali sementara ini belum mempertimbangkan memasukkan nama Harun Masiku ke dalam daftar pencarian orang (DPO). "Nanti kita kerja sama dengan Kemenlu dan instansi penegak hukum lainnya guna memastikan benar atau tidaknya kabar tersebut. Lalu, kita lakukan penangkapan jika terbukti benar," ucapnya.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM menyatakan Harun Masiku saat ini telah meninggalkan Indonesia. Harun diduga pergi ke Singapura dua hari sebelum penetapan tersangka terhadap dirinya atau satu hari sebelum OTT.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

KPK Sita 5 Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Pecahan Mata Uang Asing terkait Kasus Impor Bea Cukai

Nasional
2 hari lalu

Respons KPK usai Eks Stafsus Ida Fauziyah Ngaku Terima Uang hingga Tiket BLACKPINK

Nasional
2 hari lalu

KPK Hibahkan Aset Rampasan Koruptor Rp16,3 Miliar ke Pemprov Jabar, Ini Daftarnya 

Nasional
2 hari lalu

Warga Pati Rayakan Sudewo Kena OTT, Tumpengan di Kantor KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal