Pemuda Muhammadiyah Doakan Sukmawati Bisa Menikmati Suara Azan

Kurnia Illahi
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah. (Foto: Koran Sindo).

JAKARTA, iNews.id - Puisi Sukmawati Soekarnoputri memicu kegaduhan publik. Puisi tersebut mendapat kritik dari banyak pihak karena dinilai melecehkan agama Islam.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar menilai puisi yang dibacakan Sukmawati merupakan subjektivitas pribadinya. Dia berharap, semua pihak terkait yang merasa terganggu dengan puisi Sukmawati itu jangan menyikapinya dengan emosi.

"Jadi, saya rasa tak perlu marah apalagi ngamuk-ngamuk terkait dengan puisi Ibu Sukmawati Soekarnoputri. Itu subjektivitas dan untaian rasa yang dia ungkap sebagai buah pikir dan rasa yang dia miliki," ujar Dahnil yang dikutip hari ini, Selasa (3/4/2018) dari akun Twitter @Dahnilanzar.

Dia juga dapat memahami jika Sukmawati mengaku tidak memahami syariat Islam. Menurutnya, syariat Islam itu sebagai jalan menuju akhlak yang mulia.

"Akhlak Islam ku sebagai putra Indonesia menerima Pancasila sebagai prinsip berbangsa dan bernegara dan itu final. Maka, saatnya lah belajar tentang keberagaman ibu," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
8 tahun lalu

PA 212 Bakal Praperadilankan SP3 Kasus Puisi Sukmawati

8 tahun lalu

Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Puisi Sukmawati

9 tahun lalu

Meski Sudah Terima 22 Laporan, Polisi Belum Berniat Panggil Sukmawati

9 tahun lalu

Bareskrim Periksa Pelapor Dahulu Sebelum Panggil Sukmawati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal