Pengacara Nadiem Bantah Kliennya Bikin Grup WhatsApp untuk Pengadaan Laptop Chromebook di Kemendikbudristek

Jonathan Simanjuntak
Pengacara Nadiem Makarim, Tabrani Abby membantah kliennya membuat grup WhatsApp demi menggolkan pengadaan laptop berbasis Chromebook di Kemendikbudristek. (Foto: Jonathan Simanjuntak)

Tabrani juga tidak membantah grup itu dibuat sebelum mantan bos Gojek itu resmi dilantik Mendikbudristek. Sebab menurutnya, Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) memang beberapa kali meminta Nadiem mengisi posisinya sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Menurutnya, tidak ada masalah grup itu dibuat sebelum menjabat menteri. Sebaliknya, grup itu justru bisa membuat Nadiem bertindak lebih awal dalam membuat gagasan dan program selama dirinya menjabat.

"Eggak ada salahnya kan kalau kita mau diangkat jadi suatu jabatan kita sudah tahu dan itu pasti ya. Kita bertindak lebih dulu ya untuk membuat gagasan itu," ucapnya. 

"Apa sih yang mau kita buat dalam program 5 tahun sebagai Menteri Pendidikan Riset dan Teknologi? Seperti itu," tuturnya.

Sebagai informasi, Nadiem merupakan tersangka dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek. Saat pengadaan itu berlangsung, Nadiem merupakan pucuk tertinggi dari Kementerian itu.

Status tersangka Nadiem diumumkan pada 4 September 2025 lalu oleh Kejaksaan Agung. Setelah ditetapkan tersangka, Nadiem saat itu langsung ditahan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
6 hari lalu

Eks Waka BGN Lodewyk Pusung bakal Kembali Ajukan Praperadilan terkait Kasus MBG ke PN Jaksel

11 hari lalu

Febrie Adriansyah Disebut Sempat Minta Sutrimo Kembali ke Jakarta, Transfer Uang Rp5 Juta untuk Ongkos

11 hari lalu

Eksklusif! Sutrimo Sempat Pulang ke Banyumas usai Polisi Geledah 12 Lokasi, Takut Terseret Kasus Hukum 

11 hari lalu

Pengacara Eks Jampidsus Febrie Bantah Minta Kembalikan Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal