Penyuap Bupati Langkat Tak Dibawa ke Jakarta, KPK Ternyata Kehabisan Tiket Pesawat

Felldy Aslya Utama
Plt Direktur Penyidikan KPK Ahmad Taufik Husein (foto: Achmad Al Fiqri)

Kondisi ini memaksa tim KPK untuk membuat prioritas. Mengingat ketersediaan kursi pesawat yang terbatas, tim memutuskan untuk terlebih dahulu membawa Bupati Langkat ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Sehingga yang hanya bisa dibawa adalah PN (Penyelenggara Negara) karena ada keterbatasan nih di daerah untuk tiket ke Jakartanya," ujarnya.

Taufik memastikan, mobilitas di dalam wilayah Sumatera Utara, seperti menuju Medan, sebenarnya tidak mengalami kendala. Namun, tiket untuk penerbangan keluar daerah, khususnya menuju Jakarta sulit didapatkan dalam waktu cepat.

"Kalau ke Medan kayaknya tidak ada masalah, tapi dari daerah ke Jakartanya kayaknya sudah full," katanya.

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Langkat Syah Afandin sebagai tersangka. Afandin ditetapkan tersangka bersama satu orang lainnya dari pihak swasta yang juga timses Afandin, yakni Yaqub Abdhal Al Mu'arif.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
5 hari lalu

Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Sebut Eks Menag Yaqut Tak Tahu soal Uang untuk Pansus DPR

5 hari lalu

Geledah Kantor Bela Parahyangan, KPK Sita Dokumen Perpanjangan HGB ke Kementerian ATR

5 hari lalu

KPK Telusuri Glamping dan Kebun 1,5 Hektare di Subang, Diduga Milik Ipda Yayat Sudrajat

5 hari lalu

KPK Ungkap Dosen UB Diduga Rutin Terima Duit dari Eks Wamen Imipas Silmy Karim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal