"Di Kalimantan Tengah, potensi pertumbuhan awan cukup tinggi mulai hari ini hingga lima hari ke depan. Sementara itu, di Sumatera Selatan, potensinya tinggi mulai besok hingga lima hari berikutnya," ujarnya.
Dia menegaskan, BMKG akan berkoordinasi dengan sejumlah instansi untuk mendukung penanganan karhutla sesuai arahan Presiden Prabowo dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).
"Sesuai dengan arahan Bapak Presiden dan Bapak Menko PMK, kami bekerja sama dengan BNPB, Kementerian Kehutanan, dan TNI," tambah Faisal.
Terkait luas lahan yang masih terbakar, Faisal meminta awak media mengonfirmasi data tersebut kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Kristomei Sianturi. Menurutnya, penyampaian data melalui satu pintu diperlukan untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada publik konsisten.
"Untuk luasannya, nanti silakan dikonfirmasi kepada Kepala BNPB agar informasinya satu pintu. Terkait luasan, memang ada sedikit perbedaan data. Tim teknis biasanya duduk bersama untuk memastikan dan mengklarifikasi secara terperinci berapa luas lahan yang sudah terbakar sejauh ini," pungkasnya.