Profil Harun Masiku, Caleg PDIP di Pusaran Suap Komisioner KPU Wahyu Setiawan

Felldy Aslya Utama
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar (tengah) bersama Ketua KPU Arief Budiman dan Jubir KPK Ali Fikri dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (8/1/2020).

Pada saat transaksi pada Desember 2019, uang suap Rp450 juta diberikan Harun melalui orang Agustiani.

Siapa Harun Masiku?

Politikus PDIP ini merupakan caleg DPR daerah pemilihan Sumatera Selatan I pada Pemilu 2019. Dia berada satu dapil dengan adik almarhum Taufiq Kiemas, yakni Nazarudin Kiemas.

Sebelum pemungutan suara digelar, persisnya pada 26 Maret 2019, Nazarudin meninggal dunia. Kendati demikian, dia dipastikan lolos sebagai anggota DPR karena meraup suara terbanyak.

Di dapil ini, Harun hanya menempati urutan 5 perolehan suara. Namun DPP PDIP menginginkan Harun menggantikan Nazarudin. Diduga terjadi lobi-lobi ke KPU.

Jauh sebelum bergabung dengan PDIP, Harun ternyata kader Partai Demokrat. Pada Pemilu 2014, dia menjadi caleg DPR dari Dapil Sulawesi Selatan III.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
5 jam lalu

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di KPK usai Kena OTT

6 jam lalu

Respons Menhut usai Laporan Gratifikasi soal Amplop Bupati Kuansing Ditolak KPK

7 jam lalu

Mendagri Prihatin Kepala Daerah Kembali Terjaring OTT, Ingatkan soal Integritas

9 jam lalu

Bupati Lombok Barat Sempat Nobar Final Piala Dunia 2026, Paginya Kena OTT KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal