Riwayat Hidup 30 Persen Caleg Tertutup untuk Publik, LBH Pers: Ironi KPU Kita

Achmad Al Fiqri
Direktur LBH Pers Ade Wahyudin (foto: MPI)

Namun di sisi lain, Ade menyinggung keterbukaan informasi. Salah satu contohnya kebocoran data jutaan DPT beberapa waktu lalu. 

"Nah kalau tadi KPU tadi cukup ketat, cukup sibuk mengawal data caleg, tetapi di sisi lain KPU lemah melindungi data publik terkait dengan DPT, yang kita tahu November itu terjadi kebocoran masif, peretasan, yang mana data publik itu dihack oleh peretas," kata Ade.

"Sebuah ironi dalam konteks KPU kita. Satu sisi ada ketertutupan informasi, tetapi di sisi lain juga ada keterbukaan informasi yang sangat luas," imbuhnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
2 hari lalu

Polemik Pasal Selundupan, Praktisi Hukum Sebut PKPU 23/2023 Sah Punya Legalitas Hukum Kuat

7 hari lalu

Bonatua Laporkan KPU dan Gibran ke Bawaslu Buntut Syarat Pendidikan Cawapres Bermasalah

7 hari lalu

RUU Pemilu, Komisi II DPR Kaji Tambah Anggota KPU dan Bawaslu

11 hari lalu

Doli Kurnia Minta KPU Ungkap Alasan Pasal PKPU soal Gibran Tak Dibahas di DPR

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal