Sejarah Pemilu di Indonesia, Jejak Demokrasi dari 1955 hingga 2024

Nurul Hafsa Tuasikal
Sejarah pemilu di Indonesia. (Foto ilustrasi: Freepik).

Pemilu Tahun 1982, 1989, 1992, dan 1997

Setelah itu, pada masa Orde Baru, pemilu diadakan secara teratur setiap 5 tahun. Presiden Soeharto memimpin selama 32 tahun dalam enam kali pelaksanaan pemilu untuk memilih anggota DPR, DPRD Tingkat I dan DPRD Tingkat II. 

Sementara itu, Presiden dan Wakil Presiden dipilih melalui Sidang Umum MPR. Meskipun Soeharto menjabat sebagai Presiden selama 32 tahun, wakil presiden selalu berganti setiap Periode.

Pemilu 1999 

Kejatuhan Presiden Soeharto menyebabkan pemilu yang awalnya dijadwalkan pada 2002 dipercepat menjadi tahun 1999. Pemilu pada 7 Juni 1999 ini menandai pemilu pertama di era reformasi. Berbeda dengan pemilu sebelumnya, kali ini ada 48 partai yang ikut serta.

Dari 48 partai tersebut, hanya 21 yang berhasil mendapat kursi di DPR, dengan PDIP meraih suara terbanyak. Hasil Sidang Umum MPR kemudian menetapkan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai Presiden dan Megawati Soekarnoputri sebagai Wakil Presiden.

Pasangan Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarnoputri kemudian digantikan oleh pasangan Megawati Soekarnoputri dan Hamzah Haz melalui Sidang Istimewa MPR pada 23 Juli 2001.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
4 hari lalu

Pemilu Israel Memanas, Netanyahu Dikecam usai Tuding Partai Arab Curang

16 hari lalu

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Meneguhkan Demokrasi Konstitusional, Mendorong Transformasi Bangsa

25 hari lalu

RUU Pemilu Ditargetkan Sah Maret 2027, Syarat Pendidikan Capres-Cawapres bakal Diatur

27 hari lalu

Prabowo Heran Sherly Tjoanda Dapat Tepuk Tangan Meriah saat Disapa: Pemilu Masih Lama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal