SETARA Desak Polisi Bongkar Aktor di Balik Kekerasan Ormas saat Demo: Jangan Berhenti pada Pelaku Lapangan

Tim iNews.id
Ketua Dewan Nasional SETARA Institute Hendardi mendesak polisi mengusut keterlibatan ormas saat demo 27 Agustus 2026. (Foto: iNews.id)

Dalam aksi massa berskala besar, kemungkinan adanya penyusupan atau pihak yang datang kemudian untuk menunggangi situasi juga perlu diperhitungkan. Karena itu, kerusuhan tidak dapat langsung dianggap sebagai gambaran seluruh demonstran yang menyampaikan aspirasi secara damai.

Hendardi meminta seluruh kasus diungkap secara profesional, transparan, dan berdasarkan bukti. Sejumlah instrumen penyelidikan dapat digunakan, mulai dari rekaman CCTV, video masyarakat, jejak digital hingga keterangan saksi.

Terkait rilis sketsa wajah terduga pelaku, Hendardi menilai langkah tersebut tidak perlu dianggap sebagai tanda Kepolisian kehilangan petunjuk. Sebaliknya, proses tersebut dapat menjadi bagian dari penyelidikan untuk mengembangkan berbagai informasi dan mengidentifikasi pelaku.

"Yang ditunggu publik bukan sekadar sketsa, melainkan siapa pelakunya, apa motifnya, dari mana mereka datang, serta apakah terdapat pihak yang mengorganisasi tindakan tersebut. Jika memang ada kelompok tertentu yang terlibat, ungkap berdasarkan bukti. Sebaliknya, jangan pula ada kelompok yang dikambinghitamkan jika tidak terbukti," ujarnya.

Hendardi turut menyoroti pola yang dinilai berulang antara aksi pada Agustus 2025 dan aksi 2026. Dia menyebut adanya keterlibatan ormas, kemunculan massa perusuh, serta jatuhnya korban sebagai hal yang perlu mendapat perhatian serius.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Dikaitkan dengan Demo 27 Agustus, Kubu Budi Arie Sindir Relawan Prabowo: Terlalu Halu

1 bulan lalu

Bukan Anggota Ormas, 3 Pengeroyok Pedagang Cermin hingga Tewas Hanya Pekerja Serabutan

1 bulan lalu

Polisi Pastikan 3 Pengeroyok Pedagang Cermin hingga Tewas Bukan Anggota Ormas

1 bulan lalu

Terungkap! 83 Anak Direkrut untuk Kerusuhan DPR 27 Agustus, Diiming-iming Uang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal