Sidang Perdana, Denny Indrayana Ditegur Ketua MK Suhartoyo karena Tak Kenakan Toga Advokat

Achmad Al Fiqri
Denny Indrayana ditegur Ketua MK Suhartoyo karena tidak mengenakan toga saat sidang perdana sengketa syarat pendidikan Gibran. (Foto: Achmad Al Fiqri)

JAKARTA, iNews.id - Mahkamah Konstitusi (MK) memulai sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024 yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Senin (21/9/2026) malam. Dalam sidang tersebut, pemohonDenny Indrayana ditegur Ketua MK Suhartoyo karena tidak mengenakan toga advokat.

Peristiwa itu bermula ketika kuasa hukum pemohon, Bambang Widjojanto, memperkenalkan 12 pemohon dalam perkara tersebut. Setelah itu, Suhartoyo mempertanyakan alasan Denny tidak mengenakan toga.

"Ini kenapa Prof Denny tidak pakai toga?" tanya Suhartoyo kepada Denny.

Merespons teguran tersebut, Denny menjelaskan dirinya hadir dalam kapasitas sebagai pemohon, bukan advokat. Namun, Suhartoyo menegaskan Denny tetap perlu mengenakan toga karena terdapat aturan yang mengaturnya.

"Tetap pakai ya. Itu PMK-nya ada itu, Pak Bambang. PMK 1/2018. Nanti kalau tidak, Pak Denny tidak bisa duduk di situ, di luar nanti," kata Suhartoyo.

"Tidak apa-apa tidak sekarang, nanti di sidang yang akan datang," tuturnya

"Terima kasih yang mulia," ucap Denny.

Sidang tersebut merupakan pemeriksaan pendahuluan perkara nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026. Berdasarkan data resmi MK, perkara itu diajukan oleh 12 pemohon, termasuk Denny Indrayana, dengan Bambang Widjojanto dan sejumlah advokat lainnya sebagai kuasa hukum.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
4 jam lalu

Hakim MK Heran Kompensasi Delay Cuma Rp300.000 padahal Tiket Pesawat Mahal: Tak Make Sense

9 jam lalu

MK Gelar Sidang Pertama Perselisihan Hasil Pilpres 2024 terkait Ijazah Gibran Hari Ini

24 jam lalu

Denny Indrayana Cs Siapkan Bukti Baru Jelang Sidang MK soal Hasil Pilpres 2024

3 hari lalu

Relawan Gibran Bakal Polisikan Denny Indrayana Imbas Gugat Hasil Pilpres 2024 ke MK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal