Tangis Haru Anak Wartawan Sumut Beri Kesaksian di Sidang Uji Materi UU TNI

Rizky Agustian
Eva Miliani br Pasaribu, anak wartawan yang tewas saat rumahnya dibakar Karo, Sumut. (Foto: Mahkamah Konstitusi RI/YouTube)

"Saya berharap ke depannya, setiap kasus yang terlibat atau diduga melibatkan oknum TNI tidak lagi dibedakan dengan orang sipil, dan dapat diperiksa bersama-sama tanpa adanya perbedaan perlakuan di hadapan hukum," kata dia.

Selain itu, Lenny Damanik, orang tua dari MHS (15) yang tewas dianiaya oknum TNI juga memberikan kesaksian. Dia menyoroti vonis 10 bulan penjara yang dijatuhkan hakim peradilan militer kepada oknum TNI sebagai pelaku penganiayaan anaknya.

Dia mengaku seperti mati dua kali saat tahu pelaku hanya dipenjara 10 bulan. Lenny mengatakan dirinya bukanlah ahli hukum, melainkan seorang ibu yang ingin mencari keadilan atas kematian anaknya. 

Di hadapan majelis hakim, Lenny ingin hukum membedakan antara yang berseragam, berkuasa, dan rakyat biasa.

"Jika hukum tidak mampu menghadirkan keadilan bagi anak saya, saya khawatir dia juga akan gagal melindungi anak-anak lain di masa depan," kata Lenny.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
6 bulan lalu

MK: UU TNI dan Polri Terbanyak Digugat Sepanjang 2025

9 bulan lalu

Koalisi Masyarakat Sipil Gugat UU TNI ke MK, Soroti Pasal Ini

4 hari lalu

Komisi II DPR Setuju Sanksi Tegas untuk Parpol Tak Penuhi Syarat 30 Persen Keterwakilan Perempuan

14 hari lalu

Curhat Dosen ASN di Sidang MK, Gaji Minim hingga Rela Jualan di CFD

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal