Amithya kemudian menemui massa bersama sejumlah anggota DPRD Kota Malang. Dalam dialog tersebut, dia menyatakan memahami keresahan mahasiswa dan menyampaikan dukungan terhadap tuntutan yang disuarakan.
"Saya berharap dengan adanya kemampuan kami dan kapasitas kami yang ada di daerah sebagai perwakilan pemerintah pusat yang ada di Kota Malang mampu menyalurkan aspirasi ke pemerintah pusat untuk dievaluasi bersama. Kami sepakat untuk memberhentikan MBG," kata Amithya, Senin (15/6/2026).
Pernyataan tersebut kemudian menjadi dasar munculnya narasi bahwa DPRD Kota Malang menolak atau menghentikan MBG yang viral baru-baru ini.
Padahal, konteks pernyataan tersebut adalah respons Amithya ketika menerima aspirasi massa aksi. Pernyataan itu juga bukan keputusan resmi DPRD Kota Malang untuk menghentikan program MBG.
Konteks tersebut menjadi lebih jelas ketika Amithya kembali bertemu dengan massa aksi pada Rabu (17/6/2026).