Banyak Pabrik Berbasis di China, Virus Korona Guncang Otomotif Dunia

Dani M Dahwilani
Wabah virus korona di China diperkirakan memiliki efek jangka panjang bagi pasar otomotif global. (Foto: Carscoops)

"Bahkan industri yang tampaknya memiliki eksposur rendah ke pemasok di China hampir pasti sangat bergantung pada input dari China," kata ekonom global Capital Economics Simon MacAdam.

“Ini membuat kemacetan dalam produksi satu komponen bernilai rendah, tetapi penting untuk membuat produksi hilir bernilai lebih tinggi berhenti,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi menyebutkan jika penyebaran virus korona terus berlanjut bisa berdampak pada industri otomotif nasional terkait ekspor dan impor. "Jika berlarut, pastinya ini akan berdampak pada industri otomotif Indonesia," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
1 hari lalu

CEO Bugatti Sindir Strategi Produsen Mobil Eropa, Tak Perlu Tiru China

5 hari lalu

Pakai Mobil Dinas Maung MV3 Garuda, Menko AHY Dorong RI Mandiri di Industri Otomotif

15 hari lalu

Tak Gentar Diserbu Mobil China, 55 Persen Konsumen Daihatsu Ternyata di Daerah

15 hari lalu

Dikepung Mobil China, Daihatsu Fokus Garap Pembeli Kendaraan Pertama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal