Banyak Pabrik Berbasis di China, Virus Korona Guncang Otomotif Dunia

Dani M Dahwilani
Wabah virus korona di China diperkirakan memiliki efek jangka panjang bagi pasar otomotif global. (Foto: Carscoops)

"Bahkan industri yang tampaknya memiliki eksposur rendah ke pemasok di China hampir pasti sangat bergantung pada input dari China," kata ekonom global Capital Economics Simon MacAdam.

“Ini membuat kemacetan dalam produksi satu komponen bernilai rendah, tetapi penting untuk membuat produksi hilir bernilai lebih tinggi berhenti,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi menyebutkan jika penyebaran virus korona terus berlanjut bisa berdampak pada industri otomotif nasional terkait ekspor dan impor. "Jika berlarut, pastinya ini akan berdampak pada industri otomotif Indonesia," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
16 jam lalu

Leapmotor Tembus Million Club! Pendatang Baru Siap Guncang Industri Mobil Listrik Dunia

Nasional
6 hari lalu

Produsen Otomotif di Indonesia Berharap Konflik di Timur Tengah Cepat Berakhir, Ini yang Dikhawatirkan

Makro
25 hari lalu

Ekonom Desak Rencana Impor 105 Ribu Pikap dari India Dibatalkan, Dinilai Ancam Industri Otomotif Nasional

Mobil
1 bulan lalu

Invasi Mobil China di IIMS 2026, Jepang Bertahan Andalkan Hybrid dan ICE

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal