BMW belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai PHK di China maupun mengonfirmasi apakah langkah tersebut berkaitan dengan restrukturisasi global. Namun, perusahaan disebut telah melakukan pengurangan perekrutan dan tidak memperpanjang sejumlah kontrak selama tiga tahun terakhir.
Restrukturisasi BMW Berlangsung di Jerman
Pengurangan tenaga kerja di China terjadi setelah BMW Group merencanakan restrukturisasi besar-besaran di kantor pusat Jerman. BMW dilaporkan berencana memangkas sekitar 8.000 karyawan secara global, atau sekitar 5 persen dari total tenaga kerja yang mencapai 154.000 orang.
Berbeda dengan China yang lebih banyak menyasar pekerja produksi, restrukturisasi di Jerman berfokus pada posisi administrasi, penelitian dan pengembangan (R&D), serta perencanaan proyek.
Program pengunduran diri sukarela di Jerman bahkan mendapat respons tinggi. Sebanyak 5.000 slot aplikasi dilaporkan terisi dalam tiga hari sehingga BMW menutup portal pendaftaran lebih awal dari jadwal.
Dari sisi penjualan, BMW Group mencatat pengiriman global sekitar 1,71 juta kendaraan pada Januari-September 2026, turun 4,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.