Dia menegaskan, risiko oksidasi dapat diminimalkan apabila kendaraan digunakan secara dinamis dan berkala. Mobil yang terlalu lama didiamkan dalam kondisi statis justru lebih berisiko mengalami masalah tersebut.
"Sebenarnya oksidasi itu tidak akan terjadi kalau mobilnya ini dinamis dalam arti dipakai. Kalau dia diendapkan dalam waktu yang lama dan diem, statis itu bisa terjadi," katanya.
Dia pun menyarankan pemilik kendaraan untuk tetap menggunakan mobil secara berkala, termasuk kendaraan elektrifikasi yang masih memiliki mesin pembakaran internal dan tangki bensin.
"Kalau mobilnya dipakai dinamis, dipakai terus, berkala gitu ya, oksidasi itu gak kerja," ujar Bobby.
Menurut Bobby, pengalaman di China juga menunjukkan pentingnya menjaga agar bahan bakar di dalam tangki tidak terlalu lama mengendap. Pemilik kendaraan disarankan sesekali menggunakan mobil dan mengisi bahan bakar kembali untuk membantu mengurangi risiko munculnya masalah akibat bahan bakar yang terlalu lama tersimpan.