Perang Harga Mobil Listrik Picu Krisis Besar, Industri Otomotif China di Ujung Tanduk

Muhamad Fadli Ramadan
Industri otomotif China kini berada di ujung tanduk akibat perang harga mobil listrik yang kian brutal. (Foto: Ilustrasi/Dok iNews.id)

Dia menuding sejumlah produsen mobil terlalu fokus pada citra perusahaan dan lonjakan harga saham. Mereka dianggap lebih peduli pada kapitalisasi pasar ketimbang keamanan, kualitas, atau keberlangsungan industri.

Kondisi ini diperparah oleh kenyataan bahwa sebagian besar produsen kendaraan listrik di China masih belum mampu mencetak keuntungan. Meskipun volume penjualan meningkat, sebagian besar masih bergantung pada subsidi atau pembiayaan eksternal, yang kini mulai mengering seiring perlambatan ekonomi global dan ketatnya regulasi finansial di dalam negeri.

Peringatan keras dari tokoh industri seperti Wei Jianjun menyoroti krisis struktural yang tengah dihadapi oleh sektor otomotif Negeri Tirai Bambu. Apa yang tampak sebagai persaingan pasar justru menjadi bom waktu yang bisa menghancurkan seluruh sistem dari dalam.

Perang harga yang terus berlanjut juga menciptakan ekspektasi tidak realistis di kalangan konsumen. Harga mobil listrik yang semakin murah justru berisiko menurunkan persepsi terhadap kualitas dan keamanan produk, sesuatu yang seharusnya menjadi prioritas dalam industri otomotif.

Sementara itu, para analis menilai bahwa upaya produsen seperti BYD untuk memperluas pasar lewat diskon besar bisa berujung pada overproduksi. Ketika pasokan melampaui permintaan, harga bisa jatuh bebas dan menciptakan gelembung ekonomi serupa dengan yang terjadi di sektor properti China.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
5 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

6 hari lalu

Rusia-China Kalah Voting di DK PBB, Agenda Sanksi Iran Tetap Berlanjut

6 hari lalu

Virus Baru ALTNV Mematikan? Ini Jawabannya!

7 hari lalu

Debat di DK PBB! China-Rusia Bela Iran, Tolak Pemberlakuan Kembali Sanksi Internasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal