"Baru sampai di Bandara Guyana anak saya telepon. Terus dijemput menuju hotel, ada enam orang di sana. Dalam perjalanan kecelakaan, dihantam trailer, yang meninggal dua orang, anak saya dan orang Batam," katanya, Senin (31/8/2026)
Tedy diketahui berangkat ke Guyana pada Kamis (26/8/2026) untuk bekerja di kapal offshore. Namun, perjalanan menuju tempat kerja berakhir tragis setelah kendaraan penjemput yang ditumpanginya mengalami kecelakaan.
Pihak keluarga berharap proses pemulangan jenazah dapat segera dilakukan. Mereka juga meminta agar seluruh hak korban sebagai pekerja migran dapat dipenuhi oleh pihak terkait.
"Kami berharap agar cepat pemulangan anak kami. Hak-hak anak kami agar bisa dipenuhi, diklaim," ujar Mangku I Wayan Biantara.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Jembrana mendatangi rumah duka pada Senin (31/8/2026). Pemerintah Kabupaten Jembrana saat ini terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat proses pemulangan jenazah korban.