Cerita 29 WNI Korban Penipuan di Turki, Berbulan-Bulan Terjebak di Penampungan Tak Layak Huni

Reza Yunanto
Sebanyak 29 WNI asal Bali menjadi korban penipuan di Istanbul, Turki. (Foto: Kemlu)

ANKARA, iNews.id - Sebanyak 29 WNI asal Bali menjadi korban penipuan di Istanbul, Turki. Para WNI tersebut dijanjikan bekerja dengan gaji besar, tapi malah terjebak di penampungan tidak layak huni hingga berbulan-bulan.

Duta Besar Indonesia di Turki, Lalu Muhamad Iqbal mengatakan, para korban diberangkatkan secara ilegal oleh jaringan WNI perorangan. Satu orang tinggal di Istanbul dan beberapa lainnya tinggal di Bali. 

Berdasarkan informasi dari para WNI, mereka dijanjikan bekerja di Turki dengan gaji besar secara legal dan diberikan tempat tinggal yang layak. Untuk itu, para korban membayar dalam jumlah bervariasi dengan rata-rata pembayaran Rp25 juta dan paling banyak mencapai Rp40 juta. 

Para korban diberangkatkan dengan menggunakan visa turis. Mereka diberangkatkan secara ilegal oleh jaringan WNI perorangan. Satu orang tinggal di Istanbul dan beberapa lainnya tinggal di Bali. 

Namun, setelah berbulan-bulan di Turki, para korban tidak kunjung mendapatkan pekerjaan yang dijanjikan. Mereka juga tidak diberikan izin kerja dan tinggal di penampungan ilegal dalam kondisi yang sangat tidak layak.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
54 menit lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kuta Selatan Badung Bali, Cek Kekuatan Magnitudonya!

9 jam lalu

Kerugian Arisan Meow hingga Miliaran Rupiah, 8 Korban Kembali Lapor ke Polda Jatim

1 hari lalu

Bongkar Penipuan Online Lintas Negara, Polda Jateng Diganjar Penghargaan FBI

2 hari lalu

Antre BBM Berjam-jam di Jembrana Bali, Sejumlah Warga Pingsan hingga Dilarikan ke RS

4 hari lalu

Tertipu Janji Jadi Karyawan Tetap di Pabrik, 10 Pencari Kerja di Banten Rugi Rp223 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal