Cerita 29 WNI Korban Penipuan di Turki, Berbulan-Bulan Terjebak di Penampungan Tak Layak Huni

Reza Yunanto
Sebanyak 29 WNI asal Bali menjadi korban penipuan di Istanbul, Turki. (Foto: Kemlu)

Konsul Jenderal di Istanbul Imam Asari mengatakan, pihaknya mendapatkan pengaaduan pertama pada 4 Februari 2022. Keesokan harinya, Tim Perlindungan WNI KJRI Istanbul langsung melihat lokasi.

"Kami mendapati mereka tinggal di penampungan ilegal yang sangat tidak layak huni, khususnya di tengah musim dingin yang sedang berlangsung di Istanbul. Sebagian besar sudah berstatus overstay dan tidak memiliki izin kerja," kata Imam Asari dalam siaran pers Kemlu, Senin (14/3/2022). 

Duta Besar Indonesia di Turki, Lalu Muhamad Iqbal mengatakan, para korban sudah ditangani oleh Perwakilan RI di Turki sejak Februari 2022. Dari 29 WNI tersebut, 5 orang sudah kembali ke Bali dan 16 dievakuasi oleh KJRI Istanbul dari penampungan ilegal ke penampungan sementara KJRI Istanbul. 

"Sementara delapan orang lainnya tersebar dan bekerja secara ilegal di sejumlah kota di Turki," kata Lalu Muhamad Iqbal.

Selain itu, Gubernur Bali Wayan Koster telah berkomunikasi langsung dengan Menlu Retno Marsudi terkait kasus ini. Ini sepenuhnya kasus penipuan dan penempatan tenaga kerja Indonesia secara non-prosedural dengan indikasi kuat tindak pidana perdagangan orang. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
5 jam lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kuta Selatan Badung Bali, Cek Kekuatan Magnitudonya!

13 jam lalu

Kerugian Arisan Meow hingga Miliaran Rupiah, 8 Korban Kembali Lapor ke Polda Jatim

1 hari lalu

Bongkar Penipuan Online Lintas Negara, Polda Jateng Diganjar Penghargaan FBI

2 hari lalu

Antre BBM Berjam-jam di Jembrana Bali, Sejumlah Warga Pingsan hingga Dilarikan ke RS

4 hari lalu

Tertipu Janji Jadi Karyawan Tetap di Pabrik, 10 Pencari Kerja di Banten Rugi Rp223 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal