Kredit Fiktif, LPD Sangeh Badung Kebobolan Rp130 Miliar

Dewi Umaryati
Kepala Kejaksaan Negeri Badung, Maha Agung. (Foto: Ist)

 
Menurutnya, kerugian LPD Sangeh dengan jumlah yang fantastis ini karena memiliki beberapa kelemahan. Di antaranya tidak memiliki SOP secara tertulis saat pemberian pinjaman, simpanan berjangka dan tabungan. 

"Kelemahan lainnya terkait kurangnya kompetensi dan kejujuran dari SDM LPD Sangeh dalam menyusun laporan keuangan," ujarnya. 

Kemudian juga tidak ada pencatatan secara real time saat menyusun laporan keuangan, dan tidak berhati-hati saat memberikan kredit.

"Pembobolan uang masyarakat dalam jumlah yang fantastis ini setelah didalami penyidik, ditemukan sejumlah penyimpangan. Mulai dari kredit fiktif, adanya pencatatan selisih tabungan antara neraca dan daftar nominatif, serta kredit macet yang tidak disertai agunan," tuturnya. 

Kendati kasus ini telah naik ke tingkat penyidikan, Kejari Badung belum menetapkan tersangka. "Penyidik saat ini masih terus bekerja di lapangan. Kalau sudah ada penetapan tersangka, secepatnya akan kami sampaikan," ucapnya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
5 hari lalu

3 Kasus Dugaan Korupsi Dibongkar Polda Lampung, Kerugian Negara Rp14,16 Miliar

7 hari lalu

Massa Pro dan Kontra Sudewo Bentrok di Tipikor Semarang, Polisi Turun Tangan

10 hari lalu

Kejati Jatim Tahan Tersangka KUR Fiktif Bank BUMN di Jember, Kerugian Negara Rp6,14 Miliar

10 hari lalu

Eks Kadis Perkimtan Palembang Agus Rizal Divonis 1 Tahun 4 Bulan karena Korupsi Rp1,6 Miliar

13 hari lalu

Viral Pria Bertudung Mencuri di Sejumlah Bar dan Restoran di Gianyar, Polisi Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal