Pengusaha Bus, Sopir dan Kernet di Bali Suarakan Tuntutan dengan Cara Tak Biasa

I Gusti Bagus Alit Sidi W
Puluhan bus pariwisata di Bali berkumpul sebelum konvoi di Kuta dan Denpasar. (Foto: iNews/Alit Sidi Wacana)

“Selama tiga bulan tidak beroperasi, kami masih tetap ditagih oleh lembaga pembiayaan,” katanya.

Wabah pandemi Covid-19 menyebabkan tak ada lagi kunjungan wisatawan. Akibatnya, ribuan sopir-sopir bus termasuk kernet dan staf administrasi terpaksa dirumahkan.

Salah satu sopir bus pariwisata,Made Eriawan mengatakan, sejak ada wabah corona yang mengakibatkan tidak ada wisatawan, maka para sopir berhenti total. Dia mengaku sejak akhir Februari sudah tidak mengantarkan para wisatawan.

“Selama dirumahkan, kami cari kerjaan sambilan misal berjualan atau ngojek,” katanya.

Melalui aksi panaskan mesin bus bersama-sama, para pengusaha maupun sopir bus dan kernet juga menyuarakan optimisme untuk terus produktif. Mereka yakin industri pariwisata di Bali akan segera bangkit.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
5 hari lalu

Penumpang KMP Cemerlang 55 Diduga Jatuh ke Laut di Gilimanuk, Masih Dicari Tim SAR

18 hari lalu

Viral Pria Bertudung Mencuri di Sejumlah Bar dan Restoran di Gianyar, Polisi Turun Tangan

19 hari lalu

Liburan Bersama Keluarga, WNA Inggris Tewas Tenggelam di Crystal Bay Nusa Penida Bali

22 hari lalu

Perempuan Bali Tewas di Pantai Purnama Gianyar, Diduga Jatuh ke Laut saat Ritual Melukat

23 hari lalu

Tak Terima Diatur, Sopir dan Kernet Truk Hajar Supeltas Pakai Besi di Sidoarjo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal