Pengusaha Bus, Sopir dan Kernet di Bali Suarakan Tuntutan dengan Cara Tak Biasa

I Gusti Bagus Alit Sidi W
Puluhan bus pariwisata di Bali berkumpul sebelum konvoi di Kuta dan Denpasar. (Foto: iNews/Alit Sidi Wacana)

“Selama tiga bulan tidak beroperasi, kami masih tetap ditagih oleh lembaga pembiayaan,” katanya.

Wabah pandemi Covid-19 menyebabkan tak ada lagi kunjungan wisatawan. Akibatnya, ribuan sopir-sopir bus termasuk kernet dan staf administrasi terpaksa dirumahkan.

Salah satu sopir bus pariwisata,Made Eriawan mengatakan, sejak ada wabah corona yang mengakibatkan tidak ada wisatawan, maka para sopir berhenti total. Dia mengaku sejak akhir Februari sudah tidak mengantarkan para wisatawan.

“Selama dirumahkan, kami cari kerjaan sambilan misal berjualan atau ngojek,” katanya.

Melalui aksi panaskan mesin bus bersama-sama, para pengusaha maupun sopir bus dan kernet juga menyuarakan optimisme untuk terus produktif. Mereka yakin industri pariwisata di Bali akan segera bangkit.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perempuan di Gianyar Hilang di Pantai Masceti, Ditemukan Tewas Mengambang di Laut

57 tahun lalu

Geger! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut di Sungai Ayung Ubud Bali

57 tahun lalu

Kemarau Meluas, Bali dan Nusa Tenggara Alami Hari Tanpa Hujan

57 tahun lalu

Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara

57 tahun lalu

Warga Gianyar Geger, Pemandu Tamu Ditemukan Tewas dalam Mobil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal