Takut Pulang, Ratusan Turis China di Bali Perpanjang Visa Darurat

Okezone
Martin Bagya Kertiyasa
Wisatawan asal China di Tanah Lot Bali (Foto: iNews/ I Made Argawa)

"Aku mengelola perusahaan, jadi aku tidak bisa meminta orang-orangku untuk terus bekerja sementara aku bersembunyi di sini," katanya.

Ada sekira satu juta wisatawan China mengunjungi Bali setiap tahun, mereka merupakan wisatawan asing terbesar kedua setelah Australia. Turis China juga menyuntikkan ratusan juta dolar AS ke dalam ekonomi lokal.

Ribuan orang pergi ke sana dari China untuk liburan Tahun Baru Imlek bulan lalu, tepat ketika wabah virus mulai turun. Provinsi Hubei, tempat infeksi pertama kali terdeteksi dikunci, membuat mereka tidak bisa kembali ke sana.

Beijing menerbangkan kelompok-kelompok wisatawan mancanegara dari seluruh Asia bulan lalu. Karena adanya kekhawatiran penularan itu mendorong beberapa negara menghalangi masuknya para pendatang yang telah berkunjung ke China.

Hanya beberapa lusin pelancong Tiongkok di Bali yang berani untuk pulang.

"Saya tidak terkejut jika mereka tidak mau kembali," kata Kepala Dinas Pariwisata Bali Putu Astawa kepada AFP.

Wang Zilong dari Beijing mengatakan dia menunda kepulangannya karena dia yakin pemerintahnya telah menyembunyikan jumlah sebenarnya dari infeksi tersebut.

"Saya lebih suka tinggal di Bali dan mengawasi situasi," ujarnya kepada AFP di luar kantor imigrasi.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
11 hari lalu

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba di Five Stars Bali, 5 Orang Ditetapkan Tersangka 2 DPO

16 hari lalu

Bareskrim Bongkar Dugaan Peredaran Narkoba di Five Star Bali, Manajemen Diduga Terlibat

16 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,4 Guncang Kuta Selatan Bali

20 hari lalu

Nasib 95 Calon Jemaah Umrah Kuningan Gagal Berangkat, Terkatung-katung Tunggu Kepastian

22 hari lalu

Setahun Buron, Terpidana Penipuan Rp10 Miliar Ditangkap Tim Kejari Surabaya di Bali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal