Dedi Mulyadi Duga Ada Kepentingan di Balik Sengketa Lahan SMAN 1 Bandung, Apa Itu?

Agus Warsudi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (foto: iNews.id)

BANDUNG, iNews.id - Gubernur Jawa BaratDedi Mulyadi menduga ada kepentingan lain di balik gugatan Perkumpulan Lyceum Kristen terhadap lahan SMAN 1 Bandung di Jalan Ir H Juanda (Dago) Bandung. Sebab sekolah tersebut berada di lokasi strategis dan legendaris yakni kawasan Dago Bandung

"Jadi bukan bukan murni gugatan terhadap terhadap SMA 1-nya. Tapi akses tanah itu, strategis. Karena itu, saat akses tanah strategis di Dago, pasti banyak pihak yang punya kepentingan terhadap tanah itu. Jadi bukan murni gugatan PTUN itu, bukan," ujar Kang Dedi Mulyadi (KDM) kepada wartawan, Rabu (23/4/2025).

KDM menilai, salah satu penyebab kekalahan pemerintah dalam sengketa lahan di persidangan dari sisi aspek ekonomi. Terkait hal ini, Biro Hukum Pemprov Jabar akan menyiapkan perlawanan terkait putusan PTUN Bandung.

"Karena pemerintah tidak punya akses ekonomi untuk memengaruhi, tidak punya akses politik untuk memengaruhi posisi pemerintah. Makanya rata-rata kenapa pemerintah itu selalu kalah dalam sengketa? Karena pengacaranya terbatas. Gitu loh. Kita kan paham kan pengacaranya terbatas dan pemerintah tidak mungkin melakukan hal yang melanggar undang-undang ketika bersengketa," kata KDM.

Diketahui, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung mengabulkan gugatan Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK) atas lahan SMAN 1 Bandung.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
4 hari lalu

Karhutla Ciremai, KDM Siapkan Rp10 Juta Cari Pembakar Ilalang dan Pencuri Kayu

5 hari lalu

KDM Buka Suara usai Absen di Rakornas TPAKD hingga Dicari Presiden Prabowo

5 hari lalu

Gubernur Jabar Absen di JIExpo, Prabowo: Mana KDM? Paling Dekat Malah Enggak Hadir!

23 hari lalu

Mencekam! Bentrokan Maut Antarkeluarga Perebutan Lahan di Luwu Utara, 1 Orang Tewas

25 hari lalu

Izin AMDAL dan PBG Belum Rampung, Proyek Data Center AI Rp3,5 T di Jatiluhur Disetop

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal