Jaringan Merkuri Ilegal di Bogor Dibongkar, Pasok Tambang Emas hingga Sukabumi

Tim iNews
Polisi membongkar jaringan merkuri ilegal di Bogor yang diduga memasok bahan kimia berbahaya untuk tambang emas ilegal. (Foto: dok Polri)

BOGOR, iNews.id - Polres Bogor membongkar jaringan perdagangan merkuri ilegal yang diduga memasok bahan kimia berbahaya untuk aktivitas pertambangan dan pengolahan emas ilegal. Empat tersangka ditangkap setelah polisi menggerebek gudang penyimpanan merkuri di Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Jaringan tersebut diduga telah menjalankan aktivitasnya sejak 2023. Dalam kurun waktu tersebut, merkuri telah dikirim sebanyak tiga kali ke wilayah Bogor untuk kemudian disalurkan kepada sejumlah pelaku tambang emas ilegal.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan, pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil pengembangan penyelidikan terkait tindak pidana di sektor pertambangan dan perdagangan bahan berbahaya tanpa izin.

“Dari pengungkapan yang kita laksanakan, kita melakukan pengembangan di berbagai wilayah, di mana selanjutnya pada kesempatan ini dapat kita paparkan dua pengungkapan kasus tindak pidana, terkait perdagangan merkuri ilegal dan juga pertambangan ilegal,” kata Kapolres Bogor, Jumat (11/9/2026).

Empat orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka masing-masing berinisial RAR (40), warga Seram Barat; JS, warga Maluku Tengah; FS, warga Papua Tengah; dan RA (48), warga Kota Bogor.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
23 hari lalu

Polda Kalbar Bongkar 10 Tambang Emas Ilegal, 13 Tersangka Ditangkap Salah Satu Oknum Dewan

1 bulan lalu

Penertiban Tambang Emas Ilegal di Luwu Ricuh, 3 Mobil Polisi Rusak

2 bulan lalu

Tambang Emas Ilegal di Solok Selatan Digerebek, 2 Operator Alat Berat Ditangkap

2 bulan lalu

4 Orang Ditetapkan Tersangka Tambang Emas Ilegal di Mamuju, Termasuk ASN

2 bulan lalu

Tambang Emas Ilegal di Bombana, 3 Orang Ditetapkan Tersangka Langsung Ditahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal