KPK Panggil Kepala BKD Jabar terkait Dugaan Suap Pengaturan Proyek di Indramayu

Antara
Gedung merah putih KPK. (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Jawa Barat Yerry Yanuar untuk diperiksa. Yerry dipanggil terkait penyidikan kasus dugaan suap pengaturan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu, Jawa Barat tahun 2019.

"Saksi dipanggil untuk tersangka ABS (Ade Barkah Surahman/anggota Fraksi Golkar DPRD Jabar)," kata pelaksana tugas (plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Kamis (10/6/2021).

Ali Fikri mengemukakan, KPK memanggil Kepala BKD Jabar Yerry Yanuar untuk dimintai keterangan sebagai mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) provinsi Jawa Barat. Saat kasus terjadi pada 2019, Yerry menjabat Kepala Bappeda Jabar.

Selain Yerry, ujar Ali Fikri, penyidik KPK juga memanggil dua saksi lain, yaitu Kepala Bidang Anggaran pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) provinsi Jawa Barat sekaligus mantan Kepala Bidang Perencanaan dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bappeda Jabar Yuker Maulani dan Kepala Bidang Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi pada Bappeda kabupaten Indramayu Woni Dwi Nanto.

"Saksi Yuke Maulani dan Woni Dwi Nanti diperiksa untuk tersangka STA (Siti Aisyah Tuti Handayani/mantan anggota Fraksi Golkar DPRD Jabar)," ujar Ali.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
5 hari lalu

Kasus Bupati Klaten, KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah saat Geledah Kantor BPK Jateng

11 hari lalu

KPK Ungkap Bupati Klaten Terima Fee Proyek Rp2 Miliar untuk Pribadi dan Utang Pilkada

12 hari lalu

Terungkap! Ahmad Luthfi Ikut Terjaring OTT KPK Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo

12 hari lalu

Pemkab Klaten Pastikan Pelayanan Masyarakat Tetap Normal usai OTT KPK

12 hari lalu

Kena OTT, Kepala BPK Jateng Diperiksa KPK Diduga terkait Suap Audit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal