Laporan Kasus Covid-19 Harian di Jabar Campur Aduk dengan Data Lama

Agung Bakti Sarasa
Bentuk virus Corona penyebab Covid-19. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Marion menyatakan, guna mengatasi masalah pelaporan Covid-19, kesepahaman dan komitmen berbagai pihak harus diperkuat. Tujuannya  agar semua pihak memiliki semangat yang sama untuk mewujudkan satu data Covid-19. 

"Untuk mencapai ini perlu memperkuat metadata yang ada, menentukan variabel pelaporan yang prioritas untuk menjadi bahan rilis pemerintah pusat, serta memperkuat verifikasi dan validasi data pelaporan," katanya. 

Integrasi data pun menurutnya sangat penting supaya semua pihak yang melaporkan data Covid-19 tidak harus menginput data dalam banyak aplikasi. 

"Semangat satu data juga perlu dimiliki oleh kabupaten/kota, di mana rilis data baik di pusat, provinsi maupun kabupaten/kota mengacu pada data yang sama, dengan referensi waktu yang sama," ujar Marion.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jabar Setiaji mangatakan, pemanfaatan teknologi dengan menghadirkan aplikasi pelaporan yang terintegrasi dapat menjadi salah satu solusi. Aplikasi pelaporan tersebut, kata Setiaji, harus dapat diakses oleh semua pihak yang melaporkan data COVID-19.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Selama PPKM, Kasus Positif Covid-19 di Cimahi Turun, Kesembuhan Naik

57 tahun lalu

RSHS Bandung Tambah Ratusan Ruang ICU dan Isolasi Covid-19

57 tahun lalu

KBB Zona Merah, Ruang Isolasi Pasien Covid-19 RSUD Cikalong Wetan Penuh

57 tahun lalu

Waduh, Sepekan PPKM, Kasus Covid-19 Klaster Keluarga Masih Muncul di KBB

57 tahun lalu

Satu Pekan PPKM Diterapkan di Kota Bandung, 22 Tempat Usaha Disegel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal