“Setelah diskusi, ternyata pihak travel masih sedang mengusahakan untuk berangkat tanggal 4-5 (Agustus). Sudah ada perjanjian di atas materai dengan pimpinan,” katanya.
Para jemaah untuk sementara masih memberikan kesempatan kepada pihak travel untuk menjalankan komitmen tersebut. Mereka berharap seluruh peserta dapat segera diberangkatkan tanpa kembali mengalami penundaan.
Hingga pertemuan selesai, calon jemaah dan keluarga masih menunggu kepastian jadwal penerbangan serta penyelesaian masalah yang mereka alami. Sementara pihak penyedia jasa perjalanan belum memberikan keterangan kepada awak media.