Pernyataan Mengejutkan Dedi Mulyadi soal 3 DPO Vina: Sampai Kiamat Dicari Gak akan Ketemu

Agus Warsudi
Dedi Mulyadi memberi pernyataan terkait tiga Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus kematian Vina dan Eky di Cirebon tahun 2016. (Foto: iNews/Agus Warsudi)

Kang Dedi menuturkan, dari hasil investigasi yang dilakukan selama ini, keterangan para saksi sama persis dengan kesaksian terpidana. Pada malam kejadian, mereka mengakui minum miras dan menginap dengan Kahfi, anak Ketua RT Abdul Pasren.

Sementara terpidana Rivaldi alias Ucil tak ada hubungannya dengan kasus Vina. Sebab lima terpidana lain tidak ada yang mengenal Ucil. 

Ucil ditangkap polisi dalam kasus senjata tajam jenis mandau, bukan samurai seperti yang tertuang dalam BAP dan putusan sidang.

"Saya gak tahu apa perbedaan mandau dan samurai sehingga polisi, jaksa dan hakim waktu itu tidak bisa mengkategorikan jenis senjata tajam. Sepengetahuan saya samurai dari Jepang, kalau mandau dari Kalimantan," ujar Kang Dedi.

Sementara itu, Jutek Bongso, pengacara para terpidana kasus Vina mengatakan, banyak peristiwa yang akan diuraikan dalam peninjauan kembali (PK). 

"Yang jelas, kami akan mengungkap kebenaran. Kami tidak ingin menjatuhkan siapa-siapa, tapi ini demi rasa keadilan yang mana mereka tidak melakukan tindak pidana tapi kini mendekam di penjara seumur hidup. Ini kan ironi," kata Jutek.

Diketahui, ketiga nama kasus kematian Vina dan Eky di Cirebon yakni Andi, Dani dan Pegi alias Perong. Nama-nama in ditengarai hasil rekayasa Sudirman, salah satu terpidana kasus tersebut.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 hari lalu

Sayembara Begal Dedi Mulyadi Dikritik, Pengamat Unpad: Bisa Picu Aksi Anarkistis

2 hari lalu

Ambil Alih Teras Cihampelas, Dedi Mulyadi Segera Bongkar Aset Peninggalan Ridwan Kamil

3 hari lalu

Nyaris Diamuk Warga, Pencuri Rokok di Bangkalan Diselamatkan Emak-Emak dan Diberi Makan

8 hari lalu

Buat Sayembara Tangkap Begal Rp50 Juta, Kang Dedi Ungkap Syarat Utamanya

8 hari lalu

Ini Alasan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Gelar Sayembara Berhadiah Tangkap Pelaku Kejahatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal