Semburan Lumpur di Cirebon Meluas, Polisi Perlebar Garis Aman

Toiskandar
Semburan lumpur di desa Cipanas, Kabupaten Cirebon, terus meluas. (Foto: mnc Portal/Toiskandar)

Aroma belerang disertai gas kian menyengat hingga menyebabkan banyak hewan liar mati bergeletakan di dekat lokasi semburan. 

Hewan jenis burung, katak, ular hingga tikus sawah bergelimpangan mengering di sekitar area semburan lumpur.

Kematian mendadak hewan liar itu pun menambah kekhawatiran bahwa semburan lumpur juga akan berdampak buruk terhadap warga.

Petugas Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Zul fadly mengatakan, ada tiga unsur gas dari semburan lumpur di Desa Cipanas, Kabupaten Cirebon. Pada deteksi awal ditemukan unsur gas CO2, H2S dan S02 yang kemudian diteliti lebih lanjut untuk memastikan ambang batas aman.

Gas berbahaya tersebut akan menimbulkan iritasi pada pernapasan dan mata jika terhirup atau terlintasi.

"Yang kita lakukan itu screening cepat untuk mendeteksi unsur dalam semburan lumpur. Kami mendeteksi ada unsur SO2, H2S dan CO2. Unsur gas ini berbahaya," Zul Fadly, petugas Kementerian ESDM.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
11 hari lalu

Heboh Koperasi Desa Merah Putih di Cirebon di Tengah Kuburan, Begini Faktanya

13 hari lalu

Inovasi Aryanto Misel Cirebon, Sulap Kulit Singkong Jadi Bom Bola Pemadam Api

1 bulan lalu

Terekam CCTV! Kecelakaan 2 Mobil Tabrakan di Pantura Cirebon gegara Sopir Mengantuk

1 bulan lalu

Polisi Selidiki Kejanggalan Kebakaran Rumah di Cirebon yang Tewaskan Ayah dan Bayi

1 bulan lalu

Kebakaran Rumah di Cirebon Makan Korban Jiwa, Ayah dan Bayi Ditemukan Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal