Tersangka Hoaks KPPS Diracun Rahmat Baequni Tidak Ditahan, Ini Alasan Polisi

Yuwono
Tersangka kasus hoaks KPPS meninggal diracun Rahmat Baequni saat ditangkap penyidik Polda Jabar, Jumat (21/6/2019). Penceramah itu tidak ditahan karena ancaman hukumannya di bawah lima tahun.(Foto: iNews.id/Yuwono Wahyu)

“Hoaks yang telah merugikan masyarakat banyak dan melanggar hukum pasti saya akan lakukan sesuai hukum yang berlaku. Ini berlaku bagi siapa saja,” ucapnya.

Kapolda kemudian meminta masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan pasca-Pemilu 2019. “Paling utama jaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ucapnya.

Sebelumnya, Rahmat Baequni dibawa ke Polda Jawa Barat (Jabar) untuk agenda pemeriksaan. Petugas membawanya usai dia berdakwah di Masjid Al-Lathiif, Kota Bandung pada Kamis (20/6/2019) malam.

Rahmat ditangkap setelah hasil patroli Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, telah menemukan video ujaran hoaks terkait KPPS meninggal diracun yang diduga dilakukan oleh Rahmat Baequni.

Saat ini berkas laporan tersebut telah dilimpahkan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jabar karena video tersebut diduga berlokasi di wilayah hukumnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
3 hari lalu

2 Warga Jabar Jadi Korban Love Scam Kripto Jaringan Kamboja, Kerugian Rp4,8 Miliar

3 hari lalu

Dilantik Kapolda Jabar, AKBP Muhammad Aldi Sulaiman Jadi Kapolres Majalengka

6 hari lalu

Nasib 3 Anggota Polda Jabar Diduga Intimidasi Satpam di Bundaran HI, Diproses Kode Etik

9 hari lalu

Beredar Kabar PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas, BKD Jateng Bongkar Faktanya

10 hari lalu

Polda Jabar Bongkar Sindikat Judi Online Omzet Rp96 Miliar, Sita Alphard hingga Mercy

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal