Ganjar Ajak Masyarakat Cerdas dan Bijak Bermedia dengan Literasi

Bramantyo
Literasi Sejuta Pemirsa dalam rangka Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) ke-88 diikuti sejumlah tokoh di Solo (Foto: Bramantyo)

"Dampak positifnya informasi mudah murah cepat dimanapun. Negatifnya, muncul hoaks atau penyalahgunaan informasi. Dengan literasi kita dapat memilah dan memilih  informasi yang beredar khususnya melalui siaran televisi dan radio," kata Gibran. 

Ia berharap, literasi dapat menambah sikap kritis masyarakat khususnya  terhadap siaran TV dan radio. Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk kritis terhadap siaran sehingga siaran menjadi cerdas dan martabat.

"Harus digaungkan secara masif  gerakan literasi untuk menghindari hoaks, hate speech dan kekerasan," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Program MNC  Uut Endah Hari Utari menanggapi adannya anggapan bila televisi akan ditinggalkan para penontonnya.

Menurut Uut, kekuatan televisi ada di dalam pembuatan konten atau tayangan itu sendiri. Selama konten yang diproduksi digemari masyarakat, maka televisi tidak akan ditinggalkan para penontonnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
12 hari lalu

Wapres Sowan ke Pesantren Dalwa Pasuruan, Tokoh NU Tekankan Peran Santri dalam Pembangunan

14 hari lalu

Soal Isu Hak Angket DPR Usut Ijazah Gibran, Jokowi: Itu Hak Konstitusional Partai

15 hari lalu

Bupati Klaten Dikabarkan Kena OTT KPK, Ahmad Luthfi: Kalau Itu Benar, Saya Prihatin

19 hari lalu

Kaukus Tokoh Jabar Desak Wapres Gibran Mundur, Serukan Gerakan Moral Penurunan Foto

1 bulan lalu

Ijazah Gibran Dituduh Bermasalah, Jokowi: Masa Sudah Sekolah di Luar Suruh Ikut Paket C?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal