Kejagung Periksa Eks Kepala Bea Cukai Jateng-DIY terkait Kasus KITE Tanjung Priok

Erfan Ma'ruf
Gedung Kejagung. (Foto: sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Tim penyidik Kejaksaan Agung memeriksa enam saksi kasus dugaan korupsi penyalahgunaan fasilitas kawasan berikat dan kemudahan impor tujuan ekspor (KITE) pada Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Emas tahun 2015-2021. Salah satu yang diperiksa adalah mantan Kepala Kanwil Bea dan Cukai Jateng dan DIY Tahun 2015-2017 inisial UB.

Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana mengatakan, saksi UB diperiksa sebagai saksi atas jabatan lamanya sebagai Kepala Kantor Wilayah DJBC Jawa Tengah dan DIY Tahun 2015 - 2017. 

"UB diperiksa untuk diminta keterangannya terkait penerbitan rekomendasi untuk pengenaan sanksi administrasi, dan kegiatan lainnya berkaitan dengan pengawasan dan penanganan perkara oleh Kanwil DJBC Jateng dan DIY," kata Ketut, Selasa (24/5/2022). 

Sementara lima saksi lainnya di antaranya kedua RMSP selaku Kepala Seksi PDAD KPPBC Tipe A Semarang Tahun 2017, diperiksa untuk diminta keterangannya terkait Informasi database impor dan ekspor PT HGI.

Ketiga, SHS selaku Kepala Seksi PKC IV KPPBC Tipe A Semarang Tahun 2015 - 2017, diperiksa untuk diminta keterangannya terkait pungutan dan pengamadtrasian bea masuk, bea keluar, dan pungutan negara lainnya yang dipungut oleh KPPBC TMP A Semarang.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
1 jam lalu

Korupsi Alat Operasi RSUD Soekarno Rugikan Negara Rp5,1 Miliar, 3 Tersangka Ditahan

6 hari lalu

Terbongkar! Modus Licik Penyelundupan Merkuri 3,4 Ton Senilai Rp17,5 Miliar di Tanjung Perak

7 hari lalu

Bea Cukai Gagalkan Ekspor Merkuri Ilegal Rp17,5 Miliar di Tanjung Perak Surabaya

7 hari lalu

Mutasi Kejagung, Kejari Kutai Kartanegara dan Paser Punya Pimpinan Baru

8 hari lalu

Bupati Gowa Diperiksa 7 Jam soal Dugaan Korupsi Seragam Sekolah Rp16 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal