Kejati Jateng Didesak Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Kain Batik Rembang

Donny Marendra
Asisten Intelijen Kejati Jawa Tengah, Emilwan Ridwan. (iNews/Donny Marendra)

SEMARANG, iNews.id  - Penanganan kasus dugaan korupsi kain batik Rembang TA 2017 masih menjadi sorotan sejumlah pihak. Bahkan beredar surat mengatasnamakan Kelompok Warga Masyarakat Rembang yang meminta penuntasan kasus tersebut. 

Pasalnya, perkara yang melibatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang tersebut prosesnya masih terhenti hingga sekarang. Di dalam surat tersebut, tertulis bahwa pada Senin 1 Februari 2021, atas perintah Bupati Rembang, pihak Sekretaris Daerah Rembang mengumpulkan beberapa orang yang telah menerima panggilan dari Kejaksaan TinggiJawa Tengah. 

Pada pertemuan tersebut, Bupati Rembang mengatakan agar tidak perlu kawatir karena di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah diduga ada orang yang dapat mengondisikan agar perkara ini bisa dihentikan karena kerugian negara pengadaan kain batik sudah dikembalikan. 

Saat dikonfirmasi, Asisten Intelijen Kejati Jawa Tengah, Emilwan Ridwan membantah informasi yang beredar tersebut. Namun pihaknya berjanji tetap akan memonitoring atas surat yang beredar di masyarakat. 

"Sampai saat ini kami membantah soal itu (adanya dugaan orang dalam), kami menyatakan tidak benar terhadap informasi seperti itu.  Tapi tentunya akan kami monitor atau kami pantau selanjutnya terkait kebenaran informasi tersebut," kata Ridwan, Senin (10/5/2021). 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
13 hari lalu

Kecelakaan di Pantura Batang, Sopir Diduga Mengantuk Tabrak Truk Mogok

17 hari lalu

Ngeri! Penjual Sayur Keliling di Kebumen Dibacok Warga, Luka di Leher dan Tangan

22 hari lalu

Mantan Kepala BP2P Sulawesi III Ditahan dalam Kasus Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Fiktif

23 hari lalu

Mayat Pria Ditemukan di Pinggir Jalan Grobogan, Warga asal Ciamis

24 hari lalu

Truk Kontainer Bawa Paket Terbakar di Tol Solo-Ngawi, Api Merembet Dekati Permukiman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal