Menko PMK: Vaksinasi Massal untuk Masyarakat Tak Gunakan Vaksin Produk Luar

Bramantyo
Menko PMK Muhadjir Effendy saat memantau vaksinasi di RSUD Bung Karno Solo. (Okezone/Bramantyo)

Setelah aparat publik, vaksinasi Covid-19 dilakukan terhadap para guru. Setelah itu vaksin terhadap para guru selesai, vaksinasi massal terhadap masyarakat umum baru bisa dilaksanakan.

'Kemungkinan vaksinasi massal terhadap masyarakat tidak menggunakan vaksinasi dari luar. Inshaallah sudah diproduksi Biofarma, (apalagi) sekarang ada bibit vaksinnya sudah ada di sini. Sehingga inshaallah cocok lah dengan orang Indonesia karena diproduksi Biofarma sendiri," katanya.

Sedangkan mekanisme vaksinasi terhadap masyarakat umum akan dilakukan dengan menggunakan mekanisme per desa. "Nanti teknisnya masif, bisanya per desa, dengan prosedur ketat seperti yang dilakukan (suntik vaksinasi) di rumah sakit," kata Muhadjir.

Menurut dia, bila tidak ada halangan dan sesuai dengan tahapan agenda yang telah disusun, vaksinasi massal terhadap masyarakat bisa dilakukan pada bulan Februari.

"Berdoalah, Presiden (Joko Widodo) menyampaikan bulan Februari. Kalau bisa untuk masyarakat umum Sinovac dulu, yang lain kemungkinan bulan April," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
10 hari lalu

Fenomena Godzilla El Nino Perparah Karhutla di Bromo hingga Palangka Raya

16 hari lalu

Nakes RSUD Umbu Rara Meha Sumba Timur Minta Maaf atas Komentar Viral Bully Pasien BPJS

16 hari lalu

Minta Maaf, Norma Zahara Nakes RSUD Tasikmalaya Hujat Pasien BPJS Siap Disanksi

16 hari lalu

Norma Zahara Nakes RSUD Tasikmalaya Viral Hujat Pasien BPJS Yurizal Minta Maaf

16 hari lalu

Viral Nakes RSUD Tasikmalaya Hujat Pasien BPJS di Medsos, KDM Desak Sanksi Tegas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal