Mudik Dilarang, Ketua Organda: Nasib Pekerja Moda Transportasi Umum Harus Dipikirkan

Angga Rosa
Terminal Tingkir Kota Salatiga terlihat lengang, Selasa (26/5/2020). (Foto/Angga Rosa)

SEMARANG, iNews.id  - Pemerintah harus memikirkan nasib masyarakat yang terdampak kebijakan larangan mudik saat lebaran nanti, khususnya para pelaku usaha dan pekerja moda transportasi umum.  Hal itu disampaikan Ketua OrgandaKabupaten Semarang Hadi Mustofa.

Menurutnya, dengan  kebijakan larangan mudik maka para pelaku usaha dan pekerja moda transportasi umum tidak dapat mengais rezeki pada momen mudik lebaran.

"Mudik merupakan momen bagi pelaku usaha dan pekerja moda transportasi umum mencari rezeki. Jika mudik dilarang, kami berharap pemerintah memikirkan nasib mereka yang tidak bisa bekerja akibat larangan mudik," katanya, Selasa (30/3/2021).

Dia mengatakan, pihaknya mendukung kebijakan larangan mudik demi mencegah penularan Covid-19. Hanya, kata dia, masyarakat terdampak juga harus dipikirkan secara bijak. 

"Dengan adanya kebijakan larangan mudik, banyak pekerja transportasi umum yang menganggur. Padahal saat lebaran tentunya banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. Saya berharap pemerintah bisa memberikan bantuan kepada mereka," ujarnya. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
6 hari lalu

288 Napi Lapas Ambarawa Dapat Remisi Kemerdekaan, 8 Orang Langsung Bebas

15 hari lalu

Terungkap! Ini Motif Pembunuhan Pemilik Toko HP Ambarawa, 2 Pelaku Ditangkap

22 hari lalu

Pabrik Triplek di Tengaran Semarang Terbakar, 10 Mobil Damkar Dikerahkan

25 hari lalu

Truk Boks Tak Kuat Menanjak Melaju Mundur Tabrak Bengkel di Semarang, 2 Orang Terluka

27 hari lalu

Tradisi Saparan di Lereng Merbabu, Warga Open House dan Tamu Wajib Makan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal