Terungkap, Peretas Ponsel Kapolda Jateng Ternyata Tak Tamat SD, Belajar Otodidak

Eka Setiawan
Dirreskrimus Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio didampingi Kabid Humas Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto dan Kasubdit Siber AKBP Sulistyoningsih menunjukkan barang bukti peretasan ponsel saat konferensi pers di kantornya, Selasa (8/8). (Eka Setia

SEMARANG, iNews.id – Ada fakta baru dalam kasus peretasan telepon seluler (ponsel) Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfhi. Tersangka utama peretasan RJ (22) dan IW (42) yang ternyata tak tamat sekolah dasar (SD) dan hanya belajar otodidak.

RJ dan IW merupakan bapak dan anak mendapat hasil kejahatan variatif. Per bulan rata-rata mendapat Rp200 juta dan terakhir dapat Rp1,5 miliar. Mereka tidak tamat SD, hanya bersekolah sampai kelas 2 SD.

"Mereka ini menyebarkan file APK ke nomor-nomor secara acak, tidak tahu (kalau nomor Kapolda), mereka belajar sendiri, otodidak," kata Direktur Reskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio saat gelar perkara di kantor setempat, Selasa (8/8/2023). 

Sementara Direktorat Rerserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), Subdirektorat V/Tindak Pidana Siber (Tipid Siber) Polda Jateng membentuk tiga tim untuk mengejar para pelaku peretasan ponsel yang salah satu korbannya adalah Kapolda Jateng.

Tiga tim itu menuju 3 provinsi berbeda, berdasarkan dari penyelidikan awal yang dilakukan. Tim pertama ke Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan, tim kedua menuju Garut, Provinsi Jawa Barat dan tim ketiga menuju Jember, Provinsi Jawa Timur. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
12 hari lalu

Jangan Takut! Polda Jateng Minta Warga Berani Laporkan Pungli Oknum Polisi

13 hari lalu

Sertijab Polda Jateng, 13 Pejabat Berganti Jabatan dari Wakapolda hingga 6 Kapolres

13 hari lalu

Bongkar Penipuan Online Lintas Negara, Polda Jateng Diganjar Penghargaan FBI

14 hari lalu

Bentrokan Debt Collector dan Warga Kudus, Kapolda Jateng: Jangan Takut Lapor!

16 hari lalu

Tawuran Maut di Semarang Tewaskan Remaja 16 Tahun, Polisi Sita 6 Klewang dan Busur Panah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal