Cerita Kiai Sadrach, Jadi Pendeta di Tanah Jawa usai Belajar di Pesantren

Masdarul KH
Kiai Sadrach, penginjil di tanah Jawa (istmewa).

Mengutip Biokristi, situs biografi kristiani, pada masa hidupnya, Sadrach pernah menjadi seorang pemimpin Jawa yang terhormat dari gereja terbesar di Jawa. Sadrach merupakan contoh kepemimpinan Kristen mandiri dengan mengembangkan jemaat pribumi yang sangat erat kaitannya dengan kebudayaan Jawa. 

Sadrach dikisahkan berasal dari keluarga petani miskin di Desa Loering, Karesidenan Semarang. Sejak masa mudanya, dia bertekat meninggalkan rumah untuk mengembara. 

Tekat tersebut didorong semangat untuk belajar, sekaligus menemukan tempat tinggal dan menyambung hidup. Salah satu pilihan dia keluar masuk pesantren. 

Kala itu, pesantren menjadi tempat orang-orang untuk belajar agama secara utuh. Maksudnya, belajar ilmu sekaligus menyambung hidup dan mencari makan. Semua dilakukan secara total di dalam pesantren. 

Pesantren juga tidak pernah menolak siapa pun yang mau nyantri, walau tak punya bekal untuk biaya pendidikan selama di pesantren. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
10 hari lalu

Berkas Lengkap, Tersangka Anak Kasus Kebakaran Ponpes NTB Tewaskan Santri Segera Diadili

16 hari lalu

Update Keracunan MBG di Sidoarjo: Korban Tembus 566 Orang, 88 Masih Dirawat

16 hari lalu

Buntut Ratusan Santri Keracunan Usai Santap MBG, SPPG Kalitengah Ditutup

2 bulan lalu

Ponpes Bustanul Yaqin Padang Pariaman Terbakar, 6 Ruangan Hangus Dilalap Api!

2 bulan lalu

Kebakaran Rumpun Bambu Hebat di Ponorogo Merembet ke Pondok Pesantren, Warga Panik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal