Cerita Kiai Sadrach, Jadi Pendeta di Tanah Jawa usai Belajar di Pesantren

Masdarul KH
Kiai Sadrach, penginjil di tanah Jawa (istmewa).

Saat menjadi santri di Jombang, Radin menambahkan nama belakangnya Abas. Namanya menjadi Radin Abas. Ada yang menyebut penambahan nama ini terpengaruh nama-nama Arab. Dia juga menjadi seorang pengkhotbah di daerah-daerah yang menjadi persinggahan. 

Radin Abbas mencari pengikut. Sejak aktif memberi khutbah-khutbah itu, dia mendapat julukan baru sebagai kiai. Kiai Sadrach Surapranata, lengkapnya. 

Sebagai kiai, Sadrach juga banyak meninggalkan kenangan berupa warisan ilmu. Salah satunya buku catatan setebal 200 halaman yang disimpan di Karangjoso, Purworejo, Jawa Tengah. 

Konon, buku tersebut dia tulis dalam bahasa Arab. Buku tersebut berisi tasawuf, silsilah raja-raja Islam, transkripsi mistik dari nama Nabi Muhammad SAW (mengulas huruf-hurufnya yang mengandung banyak makna), dan dialog antara Sunan Kalijaga dengan Sunan Bonang mengenai kehidupan di alam kubur. 

Sejarah juga mencatat Kiai Sadrach merupakan seorang misionaris Kristen, pengabar Injil di sebagian pulau Jawa. Dalam posisinya dia dikenal sebagai Kiai Sadrach Surapranata, sang penggembala. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
10 hari lalu

Berkas Lengkap, Tersangka Anak Kasus Kebakaran Ponpes NTB Tewaskan Santri Segera Diadili

16 hari lalu

Update Keracunan MBG di Sidoarjo: Korban Tembus 566 Orang, 88 Masih Dirawat

17 hari lalu

Buntut Ratusan Santri Keracunan Usai Santap MBG, SPPG Kalitengah Ditutup

2 bulan lalu

Ponpes Bustanul Yaqin Padang Pariaman Terbakar, 6 Ruangan Hangus Dilalap Api!

2 bulan lalu

Kebakaran Rumpun Bambu Hebat di Ponorogo Merembet ke Pondok Pesantren, Warga Panik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal