Sosok Marsinah, Aktivis Buruh Pabrik asal Nganjuk yang Dianugerahi Pahlawan Nasional

Kurnia Illahi
Marsinah, aktivis buruh pabrik asal Nganjuk, Jawa Timur yang dianugerahi Pahlawan Nasional. (Foto: iNews).

Atas perjuangannya, Marsinah dianugerahi Penghargaan Yap Thiam Hien pada tahun yang sama. Kasus kematiannya juga tercatat oleh Organisasi Buruh Internasional (ILO) sebagai kasus nomor 1773.

Marsinah merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, buah hati pasangan Sumini dan Mastin. Dia dibesarkan oleh nenek dan bibinya di Nglundo, Jawa Timur (Jatim). 

Masa kecilnya diisi dengan kegiatan berdagang makanan ringan untuk membantu ekonomi keluarga. Dia menempuh pendidikan di SD Negeri Karangasem 189 dan SMP Negeri 5 Nganjuk, lalu melanjutkan ke Pondok Pesantren (Ponpes) Muhammadiyah sebelum akhirnya berhenti sekolah karena keterbatasan biaya.

Setelah gagal mendapatkan pekerjaan di kampung halamannya, Marsinah mencoba peruntungan di kota-kota besar seperti Surabaya, Mojokerto dan Gresik. 

Dia mulai bekerja di pabrik sepatu Bata pada 1989, lalu pindah ke pabrik jam tangan Catur Putra Surya di Sidoarjo pada berikutnya. Di sana, dia dikenal sebagai sosok yang mewakili suara para pekerja.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
11 bulan lalu

Daftar 10 Pahlawan Nasional Baru: Soeharto hingga Marsinah

11 bulan lalu

Mengenal Marsinah, Buruh Kecil dari Nganjuk Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

1 bulan lalu

7 Tokoh Diusulkan Jateng sebagai Pahlawan Nasional 2026, Termasuk Kakek Presiden Prabowo

2 bulan lalu

Demo Buruh di DPRD Sumut, Tuntut Perubahan Kebijakan Ketenagakerjaan

2 bulan lalu

Ancaman PHK Hantui 4.400 Pekerja Jatim, 2.500 Berasal dari Satu Pabrik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal