Tertipu hingga Rp1,5 Miliar, Ibu-Ibu Korban Arisan Bodong di Malang Lapor Polisi

Deni Irwansyah
Avirista Midaada
Ibu-ibu korban arisan bodong dan ivestasi online mendatangi Mapolresta Malang, Rabu (30/6/2021). (Foto: iNews.id/Deni Irwansyah).

MALANG, iNews.id - Ibu-ibu korban penipuanarisan bodong dan investasi online senilai Rp1,5 miliar mendatangi Mapolresta Malang. Mereka melaporkan pengelola arisan online Nurul Anisa atas dugaan penipuan dan penggelapan. 

Para korban yang didominasi ibu-ibu muda ini mengaku telah menyetorkan uang sejak Januari tahun lalu. Namun, hingga kini uang yang dijanjikan tidak kunjung cair, sementara pengelola justru menghilang. 

Mereka mengaku terpaksa melapor polisi karena tidak ada niat baik pelaku untuk mengembalikan uang. Sebaliknya, yang bersangkutan justru menghilang. 

"Kami sudah berupaya mencari terlapor melalui alamat rumah, berdasarkan data KTP. Tetapi dia tidask ada di tempat," kata salah seorang korban AJ, Rabu (30/6/2021). 

Menurut AJ, para peserta arisan menyetorkan uang berfasiasi bergantung investasi yang disepakati. Namun, jika diakumulasi, jumlahnya mencapai Rp1,5 miliar. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Mengaku Pejabat Polisi, Pria di Lombok Tipu Pengusaha Modus Sumbangan Dana Kemanusiaan

20 hari lalu

Guru Ngaji Gadungan di Boyolali Tipu Warga Rp105 Juta, Diganti Uang Mainan

21 hari lalu

Sembunyi, 3 Pelaku Penipuan Penggandaan Uang Rp1 Miliar Ditangkap di Hotel Pasuruan

21 hari lalu

Polres Lumajang Ungkap Penipuan Modus Penggandaan Uang, Korban Kehilangan Rp1 Miliar

22 hari lalu

Janjikan Loker di Pemkot Surabaya Minta Rp20 Juta, 2 Pegawai Non-ASN Dipecat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal