Kejar PAD Rp1 Miliar, Anggota DPRD Kotim Hendra Sia Dorong Penguatan Laboratorium

iNews
Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Hendra Sia. (Foto: Istimewa).

KOTIM, iNews.id - Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, berpotensi memperoleh pendapatan asli daerah (PAD) hingga Rp1 miliar per tahun dari layanan pengujian laboratorium lingkungan. Namun, keterbatasan peralatan membuat sejumlah perusahaan besar swasta (PBS) masih harus mengirim sampel ke luar daerah untuk diuji.

Anggota Komisi II DPRD Kotim Hendra Sia mendorong pemerintah daerah melengkapi fasilitas laboratorium lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Menurutnya, kebutuhan tersebut perlu menjadi perhatian dalam penyusunan APBD 2027 agar pelayanan pengujian lingkungan dapat dikembangkan sekaligus membuka peluang peningkatan PAD.

“Kami mendorong pemerintah daerah untuk melengkapi sarana dan prasarana laboratorium DLH agar bisa meningkatkan PAD. Saat ini, kekurangan alat membutuhkan anggaran sekitar Rp2,3 miliar, sedangkan sarana dan prasarana sekitar Rp1 miliar. Jadi, totalnya Rp3,3 miliar,” ujar Hendra, Senin (26/10/2026).

Legislator Partai Perindo itu menjelaskan, peralatan laboratorium yang belum lengkap membuat DLH belum mampu melayani seluruh jenis pengujian sampel lingkungan, termasuk pemeriksaan kandungan logam. Akibatnya, perusahaan harus menggunakan jasa laboratorium di luar Kotim, bahkan hingga Pulau Jawa.

Padahal, menurut Hendra, terdapat sekitar 52 PBS aktif yang berpotensi memanfaatkan layanan laboratorium lingkungan di daerah tersebut. Dengan asumsi biaya pengujian Rp20 juta per perusahaan, potensi penerimaan daerah diperkirakan mencapai Rp1 miliar per tahun.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
7 hari lalu

Genjot PAD Tanpa Bebani Rakyat, Perindo Morowali Usulkan Sejumlah Terobosan

8 hari lalu

Perkuat Pemahaman Politik Kader, Perindo Kepahiang Rapatkan Barisan Perjuangkan Kesejahteraan Rakyat

3 hari lalu

Padamkan Bara Api di Gambut, Satgas Karhutla Kotim Gunakan Metode Suntik Air

5 hari lalu

Anggota DPRK Mimika Minta BPJS Kesehatan Tempatkan Petugas di RSUD

6 hari lalu

Warga Sampit Keluhkan Kabut Asap Karhutla Berkepanjangan, Sesak Napas dan Mata Perih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal