Kabut asap yang masih pekat juga menjadi kendala lain. Jarak pandang yang terbatas membuat petugas harus berhati-hati saat melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi kebakaran.
Untuk memperluas pemantauan, penyidik akan memanfaatkan data citra satelit. Data tersebut akan digunakan untuk melihat perkembangan area terdampak dan membantu mencocokkan temuan di lapangan.
Penyelidikan akan dilanjutkan dengan meminta keterangan dari sejumlah pihak yang berkaitan dengan lokasi karhutla. Masyarakat dan perusahaan yang berada di sekitar area terdampak akan dimintai klarifikasi.
Keterangan tersebut dibutuhkan untuk mengungkap rangkaian peristiwa, termasuk penyebab kebakaran dan aktivitas yang berlangsung sebelum karhutla terjadi. Penyidik juga akan mencocokkan keterangan para pihak dengan hasil pemeriksaan lapangan serta data pendukung lainnya.
Polda Kaltara menegaskan penanganan karhutla dilakukan melalui pencegahan, pemantauan, dan penegakan hukum. Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah kebakaran kembali terjadi sekaligus mengantisipasi meluasnya dampak karhutla di Kaltara.