Cucu Meninggal Sesak Napas Imbas Karhutla, Sang Kakek Minta Warga Samarinda Tak Bakar Lahan

Tim iNews
Kakek Sarno meminta masyarakat tidak membakar lahan setelah cucunya meninggal dunia usai mengalami sesak napas. (Foto: Ist)

“Cucu saya kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, bahkan sempat masuk ICU. Namun, keesokan harinya, cucu saya meninggal dunia,” ujarnya.

Meski mengkhawatirkan keberadaan kabut asap di sekitar rumah, keluarga belum memperoleh kepastian medis mengenai penyebab kematian sang bayi. Belum dapat dipastikan pula apakah gangguan pernapasan yang dialaminya berkaitan langsung dengan paparan asap karhutla.

Di tengah duka kehilangan cucunya, Sarno menyampaikan pesan kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap dampak pembakaran lahan. Dia berharap tidak ada keluarga lain yang mengalami kehilangan serupa.

Baca Juga

“Janganlah bakar lahan lagi. Saya harapkan kita semua bisa saling menjaga,” ucapnya.

Menurut Sarno, keberadaan kabut asap menjadi kekhawatiran tersendiri bagi keluarga yang tinggal bersama bayi dan anak-anak. Kondisi tersebut membuatnya berharap masyarakat lebih berhati-hati dalam menjaga lingkungan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
3 jam lalu

Innalillahi, Bayi di Samarinda Meninggal usai Sesak Napas Imbas Asap Karhutla

6 jam lalu

IKN Diselimuti Asap Karhutla, Istana Garuda Nyaris Tak Terlihat

7 jam lalu

Kapolri Ungkap 92 Kasus Karhutla Naik Sidik: Mengerucut ke Korporasi

3 jam lalu

Kronologi Bocah Tewas Jatuh dari Lantai 5 Hotel di Samarinda, Orang Tua Sedang Sarapan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal