Cucu Meninggal Sesak Napas Imbas Karhutla, Sang Kakek Minta Warga Samarinda Tak Bakar Lahan

Tim iNews
Kakek Sarno meminta masyarakat tidak membakar lahan setelah cucunya meninggal dunia usai mengalami sesak napas. (Foto: Ist)
Baca Juga

Secara umum, asap kebakaran lahan mengandung partikel halus yang dapat mengganggu kesehatan saluran pernapasan. Bayi dan anak-anak termasuk kelompok yang rentan terhadap dampak polusi udara.

Karena itu, upaya mencegah pembakaran lahan menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi risiko pencemaran udara di kawasan permukiman.

Bagi kakek Sarno, kehilangan itu menyisakan harapan sederhana agar masyarakat tidak lagi membakar lahan dan lebih peduli terhadap kualitas udara. Dia ingin lingkungan tempat tinggal warga tetap aman, terutama bagi bayi dan anak-anak.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
3 jam lalu

Innalillahi, Bayi di Samarinda Meninggal usai Sesak Napas Imbas Asap Karhutla

6 jam lalu

IKN Diselimuti Asap Karhutla, Istana Garuda Nyaris Tak Terlihat

7 jam lalu

Kapolri Ungkap 92 Kasus Karhutla Naik Sidik: Mengerucut ke Korporasi

3 jam lalu

Kronologi Bocah Tewas Jatuh dari Lantai 5 Hotel di Samarinda, Orang Tua Sedang Sarapan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal