Wali Kota Samarinda Minta Swalayan Bertanggung Jawab atas Tewasnya IRT Antre Minyak Goreng

Dzulfikar Ash
Wali Kota Samarinda Andi Harun. (Dzulfikar Ash)

Oleh sebab itu, pihak swalayan wajib bertanggung jawab atas peristiwa ini dan antrean minyak gorek yang tidak kondisional.

"Saya minta agar swalayan bertanggung jawab mengurusi persoalan ini, dan pelajaran untuk swalayan serta semua pasar modern untuk mencari metodologi yang aman agar tidak menimbulkan kerumunan dan tidak lagi melanjutkan cara ini," ujar Andi Harun.

Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa nahas itu tepatnya terjadi saat korban sedang mengantre pembelian minyak goreng di sebuah swalayan di Samarinda pada Minggu (13/3).

Saat sedang mengantre, korban sempat tiba-tiba jatuh pingsan dan segera dilarikan ke RSUD AW Sjahranie untuk menjalani perawatan intensif.

Dua hari dalam masa perawatan, korban yang diketahui mengidap penyakit asma itu dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis pada Selasa (15/3). 

Jenazah telah dipulangkan ke rumah duka, Jalan Pangeran Suryanata, Kecamatan Samarinda Ulu untuk dimakamkan.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
5 hari lalu

IRT Diduga Gelapkan 19 Mobil Mewah Ditangkap Saat Rayakan Ulang Tahun di Hotel

5 hari lalu

IRT di Gowa Gelapkan 19 Mobil Mewah, Hasil Gadai Diduga untuk Berfoya-foya

16 hari lalu

Dituduh Terlibat Judol, IRT di Blora Dicoret dari Bansos hingga Batal Operasi Tumor

26 hari lalu

Tak Tahu Balas Budi, Pria di Kukar Coba Perkosa Wanita yang Beri Tumpangan dan Makan

27 hari lalu

Mahakam Ulu Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan, Harga Sembako Melonjak 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal