5 Pekerja Migran yang Diduga Korban Perdagangan Orang Lapor ke Polda Lampung

Ira Widyanti
Korban dugaan TPPO melapor ke Polda Lampung (Ira Widyanti/MNC Portal)

BANDARLAMPUNG, iNews.id - Lima korban dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) resmi melapor ke Polda Lampung. Mereka merupakan pekerja migran yang diduga direkrut tak sesuai prosedur.

Laporan tersebut diterima dan tertuang dalam laporan nomor: LP / B / 97  / III / 2023 / SPKT / POLDA LPG tanggal 08 Maret 2023.

Kelima korban yakni RW (55), AW (45), PN (44), EWL (22), warga Kabupaten Lampung Timur dan PH (58) warga Bandarlampung. Kelima korban merupakan wanita yang direkrut menjadi pekerja lewat jalur ilegal.

Korban melaporkan Lembaga pelatihan dan pendidikan (LPK) yang memberangkatkan mereka ke Johor, Malaysia secara ilegal.

"Kelima korban PMI sudah resmi melapor ke Polda Lampung," ujar Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arysad, Jumat (10/3/2023).

Dikatakan Pandra, perekrut para pekerja migran tersebut dilaporkan atas dugaan tindak Pidana Perdagangan Orang.

"Proses pemanggilan saksi-saksi terkait segera dijadwalkan," kata Pandra.

Sementara Kepala Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Ahmad Salabi mengatakan, proses pengembalian kelimanya berawal saat adanya laporan dari para pekerja.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
13 jam lalu

Nelayan Hilang usai Tabrakan Perahu di Tulang Bawang Lampung Ditemukan Tewas

6 hari lalu

Gerombolan Bermotor Berulah di Metro Terekam CCTV, Pukuli Pengendara

7 hari lalu

Tongkat Komando Berganti, AKBP Raswidiati Anggraini Jabat Kapolres Lampung Utara

12 hari lalu

Viral Ibu Hamil Melahirkan dalam Mobil gegara Jalan Rusak, Gubernur Lampung Minta Maaf

20 hari lalu

Sosok M Zulfikar Drakel, Dokter Koas FKUI Ditemukan Meninggal di Metro Lampung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal